//
you're reading...
puisi

lelah


sudah saatnya aku bicara,
pada malam dan perapian
….
bahwa aku akan menyingkir pada hujan
dan,…
mendekat pada kemarau

agar dia tau,…
embun tlah memberi
sebentuk renjana
sebuah asa
dan,
sebuah penyesalan pada bintang pagi,..

aku sangat lelah akhir-akhir ini
sangat lelah……….

di setiap jengkal senja
kugaris dan kugambar jingga swasa

kubentang kanvas hitam pada malam
dan kupaku langit dengan bintang dan bulan
agar tau,…..

hingga jelang pagi sahabatku
mengantarku dengan segumpal awan

dihantar aku pada tulus mentari
yang mencumbu dan menina bobo’ kan
selusin prahara dalam jiwa

aku sangat lelah akhir-akhir ini
sangat lelah……….

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: