//
you're reading...
puisi

senja itu dirimu


senja itu dirimu…

seperti biasa,
aku menikmati sore ini
dan seperti biasa pula,
aku usir camar dari tempatku
yang senantyasa membelengguku saat ini

senja itu dirimu…

dalam renunganku yang panjang
sang camar yang merasa terusik kenikmatannya berucap
apa yang terpikirkan adalah khayalan
dan,
apa yang tlah kau ucapkan jadikanlah kenyataan…..bodoh..
dia berucap sembari mengepakkan kedua sayapnya
sambil bergumam tak tentu….

senja itu dirimu…

kurentangkan sayap patahku
dalam tanyaku,
apa yang bisa kulakukan.?
sedangkan senja semakin bersinar
dengan agungnya,

satu-satu buluku luruh di perapian
satu-satu pula harapanku,
terpuruk dalam bisu,

senja itu dirimu…

aku beringsut merebahkan diri di sore ini
daun itu luruh, meneteskan sukmanya
dan,

sang camar datang lagi,
dia datang dengan tenang…
seakan telah melupakan segalanya..

dengan lirih dia berkata
naiklah di punggungku
terbanglah bersamaku,
lintasi awan, melambungkan angan….
biarkanlah senja pudar diselimuti awan

senja itu dirimu…

menoleh aku dengan tenang
apa yang kamu bisa dengan hanya terbang..?
sedangkan angan dan khayalanku terlampau jauh,
terlalu jauh untuk kau kejar hanya dengan terbang,

senja itu dirimu…
dan senja terindah hanya dirimu…

lirih,..
kuhapus keletihan dan penat
pelan-pelan aku berteriak,

“senja itu dirimu”
“dan senja terindah hanyalah dirimu…”

aku tak mampu memberikan senja yang lebih indah
selain
senja terindah di hatiku ini…

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: