//
you're reading...
puisi

tanya


berdiri di pematang hati
berjalan berarak menjemput selusin janji

kadang tak biasa
senja mengundang mendung
tapi……
saat keheningan menyapa
dia datang dengan sejuta rasa

lebih semusim bunga
memberikan harpa pesona
pada bidadari senja
tuk senandungkan gambang tentang
sungai dan air mata
darah dan derita
cinta dan kesunyian

kemarin
lagu itu menyapa mesra
begitu indah…
begitu pesona bulan swasa
dan….
kembali aku termenung penuh tanya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: