//
you're reading...
puisi

saat…


merenda hari demi hari

hingga tepi mimpipun

melenakan matahari di pelukan sang renjana

tertatih dan tanpa letih

selaksa tuah dan ruah menyibak

smadanhana datang dan….

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: