//
you're reading...
puisi

laras


kepada riak gelombang

sang camar menepi pada teratai jingga

di tepi pelataran mencabikan cahaya

retak dia mencibir nelangsa

meratakan sukma menoreh hampa

hingga…..

sang alang merapihkan serpihan hati

menambatkan pada perahu nelayan

yang tak sadar pada dirinya

utuh penuh….

laras itu

laras itu meniupkan kembali asa

dan

jingga kembali pada perapiannya…..

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: